h1

dunia imaji [2]

November 9, 2009

sebuah pertanyaan memecah kesunyian di antara mereka

sudah kau baca surat kabar hari ini leon?

belum sempat, kenapa?

ada berita, seorang ibu mencuri sekaleng susu di sebuah pusat perbelanjaan

apa alasannya?

katanya, demi anaknya yang masih bayi, dia terpaksa mencuri karena sudah tidak punya uang lagi
tadi pagi juga kulihat tayangan di tv, seorang ayah membanting putrinya karena pertengkaran dengan istri, hingga putri semata-wayangnya meninggal dunia. kau tau apa alasannya leon?

apa?

lagi-lagi karena harta

menyedihkan sekali…

benar…dunia jaman sekarang makin gila ya…

semua pasti ada penyebabnya luna

iya…ibu yang mencuri itu ternyata suaminya sedang di penjara. kalau seperti ini, suaminya pun patut untuk disalahkan

bukan luna…

bukan? menurutmu semua ini salah si ibu saja?

bukan juga luna…

lantas sapa yang harus disalahkan?

mereka memang salah, karena mereka manusia, dan manusia tempatnya salah. tapi coba kau berpikir di luar lingkaran permasalahan

aku tak paham leon…

bukan cuma mereka yang salah, wartawan yang meliput berita juga salah, kita penonton atau pembaca berita pun ikut salah, apalagi tetangga-tetangga di sekeliling mereka juga punya salah

kenapa kau berpikir seperti itu?

sudah tau ibu dan seorang ayah itu bersalah, masih saja mereka sorot wajahnya untuk dipermalukan oleh para penonton maupun pembaca. siapa tau, saat itu mereka sudah bertaubat bukan?
dan tetangga-tetangga nya, kemana saja mereka selama ini? sudah tau di sekitar mereka ada yang tidak mampu, kenapa tidak ditolong, kenapa justru semakin menunjukkan kesenjangan diantara mereka. bayangkan saja, ketika mereka memarahi anaknya yang cuma minta dibelikan jajan, kita malah lewat di depan rumahnya dengan membawa sekantung belanjaan di tangan kanan dan kiri.
ketika rumah mereka disita, kita malah beli mobil baru, siapa yang tidak semakin panas melihat semuanya?
dan kita, kamu termasuk juga aku, seharusnya tak perlu ikut membicarakan dosa mereka, apalagi menyalahkan mereka, karena belum tentu apa yang telah kita lakukan semuanya benar. kita semua manusia luna…pasti punya salah dan dosa.

hmmm…kamu benar leon, kita semua pasti punya salah, seharusnya kita tak membicarakan kesalahan orang lain apalagi ikut menyalahkan

sudahlah…daripada membicarakan orang lain, lebih baik kita tonton cicak dan buaya saja

[bekasi, 8 november 2009]

h1

cicak, buaya dan aku

November 8, 2009

Di saat semua media massa menayangkan topik yang sama, cuma aku yang tak mau peduli. Dari televesi, radio, surat kabar, website, situs jejaring sosial, semua membahas hal yang sama. Yang bikin aku heran, acara infotainment pun ikut-ikutan. Apa memang sudah kehabisan gosip artis lagi? Ato memang topik ini yang lebih cocok untuk menemani secangkir kopi atau teh manis?

Krisdayanti dan Anang, lewaaat…
Luna Maya dan Ariel, emang gue pikirin…
apalagi Sheila Marcia, bukan gue yang ngehamilin !!!
Tapi giliran cicak sama buaya, yuuuk mariiiii….

Meskipun mungkin kita sebangsa, tapi aku tetap nggak peduli. Buat apa aku ikutin? Diikutin juga nggak bakal nambahin penghasilanku apalagi bikin perut kenyang. Aku cuma butuh makan, yang perlu aku pikirkan adalah gimana caranya biar orang-orang mau memberiku uang. Cukup dengan pergi ke pasar, cukup dengan narik becak, cukup dengan nabuh genderang, atau lompa-lompatan, aku harus dapat uang. Uang untuk beli makan.

Cicak dan buaya, biarlah mereka adu kekuatan, siapa yang punya taring lebih tajam, siapa yang lebih cekatan, siapa pula yang lebih licik dari seekor kancil, yang penting perutku kenyang!!! Kecuali kalau mereka ikut memikirkan nasibku, aaahhh…nggak mungkin…, memalingkan muka padaku saja, pasti belum pernah. Padahal mungkin zaman mereka masih suka buang air di celana, zaman mereka masih suka ingusan, zaman uang 100 rupiah masih sangat berharga, yang seperti aku jadi hiburan yang selalu ditunggu.

Siapalah aku ini, aku ini siapa bagi mereka, aku dan mereka, mereka dan aku, aku, mereka, sebangsa tapi berbeda.

Read the rest of this entry »

h1

eh kuciiing…

November 7, 2009

Chimonk namanya. Terinspirasi oleh warna bulunya yang nggak karuan, hitam disana, bintik-bintik disini, pokoknya nggak berpola lah… Keturunan kesekian dari emaknya yang bernama Sister, kucing betina dengan bulu putih mendominasi sebagian tubuhnya, galak, dan bohai *bakal ngambek kalo dibilang gendut :D *

Read the rest of this entry »

h1

ba(ha)gi(a) [2]

November 6, 2009

bahagia no. 6 :
“menikmati hujan di tengah panasnya kota jakarta ditemani sepiring buah mangga yang didapat dengan cuma-cuma”

[menara duta]
menunggu hujan reda

h1

dunia imaji [1]

November 6, 2009

Alkisah 2 makhluk yang ditakdirkan untuk bersama. Bukan karena lahir dari rahim yang sama. Bukan pula karena Tuhan yang menakdirkan mereka bersama. Tapi ini karena aku, karena imaji-ku, aku yang menciptakan mereka dan aku yang berkuasa untuk menakdirkan mereka bersama-sama :D

Read the rest of this entry »

h1

ba(ha)gi(a) [1]

November 5, 2009

bahagia.
menurutku sebuah kata jadi(jadi)an yang berasal dari kata dasar bagi, ber-sisipan -ha- dan berakhiran -a.
ngaco yak?
emang.
jelas-jelas saya bukan anak bahasa, apalagi sastra.
sesuka hati mau bilang apa kan?
ya…karena bahagia itu pada dasarnya harus kita bagi, seperti bahagia menurut kamus-ku sendiri

bahagia no. 1 :
“memberikan apa yang bisa kau berikan untuk orang lain, sekecil apapun itu”

bahagia no. 2 :
“ketika kau bisa melihat orang yang kau sayangi bahagia”

bahagia no. 3 :
“menyelesaikan apa yang harus kau selesaikan tepat pada waktunya”

bahagia no. 4 :
“pulang lebih awal dari biasanya, meskipun lagi-lagi matahari tak menemani dalam perjalanan pulang”

bahagia no. 5 :
“ketika benar-benar merasakan nikmatnya tidur”

[setiabudi]
dalam perjalanan pulang

h1

for you

November 5, 2009

a piece of cake….

Read the rest of this entry »

h1

ucapkan, dan akan sedikit berkurang

November 4, 2009

belajar dari sekolah madani.
bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas, walaupun sangat berat, akan terasa ringan.
“coba kau ucapkan”, katanya.
dan malam ini aku ucapkan dengan lantang.
“aku ikhlas untuk pulang larut [lagi]“.

[diam]

hmmm…sedikit berkurang rasa lapar, kantuk dan lelah.

———

ikhlas…
sesuatu yang tak kutahu wujud, rasa, warna maupun baunya.
entah…
aku pun masih mencari hingga hari ini.
mungkin saja saat pulang nanti aku menemukan nya di perjalanan.

menara duta,
ditemani coding dan koneksi yang mati-idup-mati [melulu]

h1

help me !!!

October 31, 2009

hey you !!!
yeah…i call you…
could you help me? please…
just to find some place to get lost !!!
and promised me…you won’t tell anyone even who beside you

h1

cerita di akhir minggu

October 20, 2009

maaf..untuk sekarang aku belum bisa jadi puzzle yang match buatmu…

Dia buka kacamatanya, lalu menatap sangat dalam, tampak kejujuran dan ketulusan dari pancaran tatapannya. Read the rest of this entry »