Archive for the ‘programmer juga manusia’ Category

h1

untukmu, untukku dan untuk kalian semua

December 22, 2012

jadilah ibu yang hebat
jadilah istri yang sholihah
jadilah sahabat yang ta’tergantikan

untuk ibu, untuk ku dan untuk semua ibu dan semua calon ibu :’)

Advertisements
h1

fabiayyi alaa irabbikuma tukaddzibaan [1]

December 19, 2012

Punya momongan adalah impian semua pasutri, begitu pun dengan kami. Apalagi kita sama-sama anak sulung, momongan adalah hal yang paling ditunggu oleh keluarga kami. Kuatir? Tentu saja. Kita berdua tidak pernah tau, apakah kita sama-sama subur. Dan subur bukan sebuah patokan bahwa langsung bisa punya momongan.

Saat itu ada kerabat yang bilang, kalo saat menikah sang mempelai wanita sedang haid, biasanya langsung dapat momongan di bulan berikutnya. Perasaanku meledak-ledak nggak sabar nunggu bulan depan untuk ngebuktiin teori tersebut.

Sebulan berlangsung santai, kita pun merasa PD hasilnya bakal positif. Tapi kePDan itu punah bersamaan datangnya tamu bulanan –“. Berbagai pikiran negatif pun datang. Pikiran bahwa aku yang nggak subur lah, yang ini lah, yang itu lah. Sukurlah punya suami yang serba positif thingking (lop yu pul ayah :-*) jadinya ke-setres-an itu nggak berkepanjangan, karena ternyata stress menjadi salah satu faktor penghambat mempunyai momongan. Sejak saat itu, kita mulai cari tau segala cara untuk segera memiliki momongan.

Untuk para pasangan muda, mungkin para istri bisa memulai dengan rajin mengkonsumsi makanan sehat (no instant), makan makanan yang mengandung asam folat tinggi, bisa juga minum susu pra kehamilan. Fungsinya, mempersiapkan seluruh organ reproduksi dengan baik. Para suami pun begitu, makan makanan yang full gizi, nggak cuma toge doank. Bagi perokok, berhentilah sementara, bagus lagi jika berhenti selamanya :D. Kedua pasangan jangan terlalu stress. Jangan jadiin beban, karena pikiran pun mempengaruhi kerja organ reproduksi kita. Cari tau juga kapan masa subur sang istri, agar waktunya tepat :). Jangan lupa untuk berdoa, usaha tanpa doa sama kayak soto ayam tanpa kuah :D. Setelah itu tinggal pasrah deh sama Sang Pencipta.

Saking penasarannya, seminggu setelah masa subur, aku cari alat tes kehamilan, padahal nggak selalu seminggu setelah masa subur, kehamilan bisa terdeteksi. Beli alat tes kehamilan itu, deg-degan nya minta ampun, malu campur takut (hahaha dasar aku nya aja yang parno). Pagi-pagi langsung aku nyobain alat itu tanpa sepengetahuan suami. Tunggu semenit, yang keliatan cuma satu garis.

Tiga menit berlalu…

Lima menit…,

dan harapanku musnah. Rasanya sedih banget. Tapi ya sudahlah, jangan dijadiin pikiran, coba lagi!!! ๐Ÿ˜€

Hari demi hari berlalu, hingga sampailah pada tanggal dimana seharusnya tamu bulananku datang. Kebetulan fase menstruasiku teratur. Kalo nggak maju 2 hari ya mundur 2 hari. Pernah mundur semingguan, itu pun setahun sekali. Sehari dua hari ditunggu, sang tamu ta’kunjung tiba. Seminggu pun berlalu dan sang tamu belum juga datang.

Jangan..jangan..aaah nggak boleh terlalu berharap, ntar kecewa lagi“, itu yang ada di benak gw.

Semakin hari semakin penasaran, akhirnya aku putusin untuk beli alat tes kehamilan lagi. Kali ini aku beli yang mahal, karena kalo baca-baca di milis, kadang harga murah nggak bisa mendeteksi kehamilan.

Sama seperti sebelumnya, aku sengaja bangun lebih pagi tanpa sepengetahuan suami. Dengan mengucap bismilah (halah) proses pengecekan pun dimulai.

Wooow…nggak disangka, tanpa harus menunggu beberapa menit, garis berwarna merah itu muncul begitu cepatnya.

Alhamdulillaaaaah…

Buru-buru kembali ke kamar, aku membangunkan suami yang masih tertidur pulas.

Sayang…bangun…lihat ini!!!

Sapa yang nggak pengen marah, pagi-pagi masih enak-enaknya tidur dibangunin dengan cara yang mengagetkan, ekspresi suami terbangun seperti mau marah. Tapi sebelum marah itu berlanjut, aku letakkan alat tes kehamilan di depan mukanya.

Dia langsung kaget, “Apa ini? Dua garis artinya apa?

Duaaar…

Dua garis artinya positif sayang, artinya aku hamil!!!

Spontan suami langsung menutup mukanya dengan bantal, lalu bersujud dan memelukku sambil tersenyum-senyum.

Alhamdulillaaaaah…

Tak terasa, air mata kita menetes bersamaan :’). Begitu bahagianya jika mengingat momen tersebut. Tidak ada kata yang bisa kami ucapkan, kecuali rasa sukur yang begitu besar.

Fabiayyi alaa irabbikuma tukaddzibaan…

h1

awake

December 15, 2012

Alhamdulillaaah…setelah mati suri hampir setahun, blog ini hidup kembali. Tapi entah akankah mati suri lagi atau terus hidup sampai nafas ini berhenti? #tsaaah

Ditelantarkan selama setahun itu banyak alasannya, cuma perlukah diceritain disini? ๐Ÿ˜€

Intinya banyak momen-momen penting selama setahun kemaren. Saking banyaknya sampe lupa semua hehehe. Yaaa…sekarang inilah, saat dimana aku mulai mengingat-ingat kembali kejadian yang telah lalu dan mulai membagi pengalaman tersebut melalui blog yang mungkin sudah ta’berpengunjung lagi hahaha. Semoga bisa bermanfaat meskipun sebesar biji timun ๐Ÿ˜‰

h1

semuanya berawal dari 1

January 1, 2011

love isn’t finding a perfect person, it’s seeing an imperfect person perfectly (Sam Keen)

disela-sela waktu kerjaku saat ini, tahukah apa yang sedang kulakukan?
untuk mengusir sesak di kepala, untuk membuat semuanya terasa ringan?
menyeduh secangkir kopi
melihat saat air dan kopi mulai bercampur
melihat diriku dan dirimu yang kini perlahan menjadi satu

berulang-ulang kuputar sendok dalam cangkir
yang bening pun mulai mengeruh
begitu pun dengan serbuk yang mulai menghilang
ada yang kemudian larut, ada yang menggumpal, ada pula yang seolah diam dan tak larut
seperti kita kadang mengalah kadang keras kepala

lalu aku terdiam sejenak
tenang menatap busa yang mengapung-apung di atasnya
meresapi aku dan kamu, cerita tentang kita
menyusuri lorong waktu, kembali ke cerita lama kita masing-masing
ceritamu, masa lalumu, sebatas yang aku tahu, sebatas apa yang kamu ceritakan
lalu ceritaku, masa laluku, apa yang telah aku jalani
tentang apa yang telah aku pertahankan dan apa yang telah aku lepaskan

masing-masing dari kita, setengahnya pernah merasakan sakitnya cinta
setengah dari kamu, pernah terluka, mungkin masih berbekas sampai sekarang
setengah dariku, pernah punya luka yang sama, bahkan mungkin lebih dalam, sampai ke tulang
dan masing-masing dari kita, datang dengan setengah yang lain
dan kini perlahan menjadi satu yang utuh
aku pikir apa yang berawal dari setengah lebih mudah daripada yang asalnya dua dan dipaksa untuk menjadi satu
betul kan???

inilah yang aku rasakan, aku utuh karena kamu
karena setengah darimu telah melengkapiku
dan semoga setengah dariku pun melengkapimu
karena sayang ini bukan sesuatu yang aku hitung setiap harinya
karena cinta ini bukan sesuatu yang aku gambar satu per satu
aku hilang dalam hitungannya
dan tersesat dalam setiap goresannya
apa yang aku punya denganmu melebihi dari apa yang aku kira sebelumnya
hanya karena sebuah alasan sederhana
karena denganmu, semuanya lebih dari cukup

terimakasih atas satu tahun yang lalu ๐Ÿ™‚

kau baca atau tidak tulisan ini, yang jelas aku hanya ingin mengatakan pada dunia…ya…pada dunia..bukan hanya padamu, dan sekitar kita, tapi seluruh isi dunia bahwa aku sangat mencintaimu…

h1

yang tak dapat terucap

August 30, 2010

dengan akalku aku mengingatnya

dengan hatiku aku mendoakannya

dengan tanganku aku menuliskannya

untukmu…

tanjoubi omedetou gozaimasu


miss u-

h1

gunungnya putri gede sekali [2]

July 1, 2010

Menara Duta, 25 Juni 2010 17.00 WIB

Setiap anggota sedang sibuk mempersiapkan perjalanan esok hari, mulai dari bekal makanan, jumlah pakaian sampai warna pakaian apa yang cocok untuk dipakai saat pendakian. Memang terdengar tidak penting, tapi bagi mereka yang terlalu excited dengan perjalanan ini, semua itu adalah hal wajar. Berbeda dengan anggota lama, tiga orang anggota baru ini, yang notabene baru pertama kali melakukan pendakian gunung (beneran), belum mengerti seberapa sulitnya medan dan kondisi yang akan ditempuh selama perjalanan. Ketidakmengertian tersebut bukannya dijadikan suatu point utama untuk menaati segala rukun pendakian, malah membuat mereka berpikir bahwa rukun-rukun yang disebutkan terlalu berlebihan. Bagi kalian yang bernasib sama dengan anggota baru, tolong lah tolong…taati rukun-rukun yang ada. Layaknya melakukan ibadah sholat, jika rukun tersebut tidak dipenuhi niscaya sholat yang kalian dirikan tidak sah!!! Tidak terlalu banyak sebenarnya barang yang wajib kalian bawa, yang terpenting adalah :

1. Ponco

Ponco sangat kalian butuhkan jika kondisi cuaca hujan, apalagi badai, amit-amit dah…

2. Senter

Perkirakan terlebih dulu perjalanan kalian, jika memang akan menghabiskan waktu hingga keadaan gelap, senter akan menjadi mata kalian ketika berjalan. Jangan lupa siapkan pula baterai nya, karena kalian tidak akan tau apa yang akan terjadi dalam perjalanan

3. Jaket

Namanya gunung pastilah bersuhu rendah, sekuat-kuatnya tubuh kalian menahan suhu dingin, alangkah baiknya tetap membaca jaket

4. Sepatu/sandal gunung

Ingat…kalian ini sedang mendaki, bukan jalan-jalan di mall apalagi pergi ke toilet, jadi pakailah alas kaki yang tepat jika kalian ingin tetap selamat, meskipun hidup dan mati tidak berada di alas kaki ๐Ÿ˜›

5. Sleeping bag

Pengalaman beberapa pendaki profesional, sesering apapun dan seterbiasa apapun mereka mendaki, yang namanya sleeping bag tidak pernah lupa mereka bawa, karena jaket tidak cukup untuk melindungi tubuh mereka dari kejamnya suhu udara.

6. Air minum

Kapasitas air bisa kalian sesuaikan dengan kondisi di lapangan, jika akan ada banyak mata air, cukuplah membawa 1 liter saja, jika tidak siapkan lebih

7. Makanan secukupnya

Suhu dingin cenderung mendorong perut kita untuk lebih cepat lapar, jadi siapkan makanan yang bisa mengenyangkan kalau bisa bawa makanan yang bisa memberi kehangatan asal jangan membebani punggung kalian dengan berat makanan

8. Pakaian ganti secukupnya

Kalian sedang mendaki bukan untuk fashion show, jadi cukup bawa pakaian untuk berjaga-jaga jika kalian kehujanan

9. Tisu basah+kering

Bagi perempuan ini sangat penting, hidup kalian memang penting tapi jangan lupakan kebersihan bagian khusus kalian, ini akan berguna jika kalian terpaksa buang air kecil dan air besar.

Koq malah jadi penting semua ya? ๐Ÿ˜€

Kembali ke cerita awal, saking excited nya, hampir semua pulang awal sore itu (sebenernya sih emang doyan pulang awal, mau pulang awal atau lambat gajinya sama sih)

Setiabudi, 25 Juni 2010 21.00 WIB

Setelah menunggu para calon ibu-ibu PKK berdandan ria (mereka pikir mereka mau ke arisan pake acara dandan segala) akhirnya dari setiabudi mereka berangkat bareng menuju pos tempat kumpul dengan anggota lainnya tepatnya di daerah Jati Padang. Dengan petentang petenteng membawa tas ransel segede gaban mereka berenam memilih naek transJakarta untuk menuju kesana. Tak disangka Jati Padang jauh juga ditambah jalanan yang Jakarta yang masih macet saja, alhasil membuat kaki dan tangan mereka pegal-pegal sebelum waktunya (ini belom naek gunung aja dah pegel -_-“).

Jati Padang, 25 Juni 2010 23.00 WIB

Diluar dugaan, jumlah peserta pendakian kali ini mencapai 50-an. Pertama datang sudah banyak yang ngumpul, nggak tau apa yang mereka tunggu, mungkin nunggu pertandingan Brazil vs Portugal yang berakhir dengan score 0-0 untuk Brazil. Jiaaah…penonton kecewa…

Tidak lama kendaraan sudah tiba di depan pos, mereka berpikir bakal naek bus, ternyata eh ternyata tronton sodara-sodara. Baru pertama kalinya anggota-anggota baru naek tronton, desek-desekan dalam keadaan mengantuk berat. Setelah semuanya sudah siap dan kendaraan sudah tersedia berangkat lah mereka semua menuju pos pertama yaitu, Gunung Putri.

Bagaimana keadaan mereka di Gunung Putri, ikuti kisah selanjutnya hanya di blog ini. Cekidot!!!

h1

gunungnya putri gede sekali [1]

June 29, 2010

naek…naek…ke puncak gunung capek…capek…sekaliii~

Ini hanyalah kisah fiktif belaka, jika ada kesamaan wajah, nama dan tempat, semata-mata hanya karena unsur ketidaksengajaan saja…

Berawal dari kegilaan tiga sekawan yang menjadikan naek gunung sebagai salah satu hobby layaknya bersepeda dan membaca buku. Bagi yang memiliki hobby membaca buku dan bersepada, saya sarankan agar tidak berpindah haluan seperti mereka bertiga. Sebut saja namanya Tabita, Heri dan Ami. Selain punya hobby yang sama, ketiganya juga memiliki kesamaan yang laen, sama-sama bekerja di tempat yang sama dan sama-sama bergaji kecil.

Suatu hari mereka bertiga bersekongkol mencari beberapa anggota baru untuk ikut memeriahkan hobby gila mereka. Karena jika berhasil merekrut satu orang, mereka akan mendapat bonus 10%, jika yang baru direkrut berhasil mengajak satu orang lagi, mereka akan mendapat bonus berlipat 10% + 10% dari bonus yang didapat oleh anggota baru. Jika Anda tertarik tinggalkan NAMA[spasi]NO_HP[spasi]KATA_KATA_TERAKHIR_ANDA di kolom comment di bawah tulisan ini. Selama persediaan masih ada.

Berkat kerja keras mereka, didapatlah tiga anggota baru yang bertampang polos dan masih lugu, tentunya dengan iming-iming bonus diataslah tiga anggota baru tersebut tertarik untuk bergabung. Sebut saja nama mereka, Hendri, Tata dan Kresna. Ditambah dengan dua orang anggota lama, sebut saja namanya Juki dan Ade, total jadinya ada delapan orang.

Nafsu gila kelima orang tadi (dua diantaranya adalah anggota lama) mereka salurkan melalui pendakian menuju Gunung Putri dan Gunung Gede. Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya, akankah mereka sampai kembali dengan selamat? Ataukah inilah perjalanan hidup mereka yang terakhir? Dan bonus apakah yang mereka dapatkan dari hobby gila yang ditawarkan oleh kelima orang laennya? Ikuti kisah selanjutnya hanya di blog ini ๐Ÿ˜‰ Cekidot!!!

*dari kanan ke kiri : juki, hendri, ami, tata, tabita, kresna, heri, ade, aal, untuk aal tidak akan dimasukkan ke dalam kisah fiktif ini dikarenakan hanyalah sebagai pemain piguran (jadi pigura aja :D)